Profil

Sejarah Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara

Buah pemikiran al-fakir yakni pendiri yang merasa khawatir melihat perkembangan generasi muda di sekitar lingkungannya pada khususnya dan generasi muda Indonesia pada umumnya. Wacana ini dikembangkan oleh pendiri dan mengajak teman-teman sepemikirannya dan menyimpulkan harus ada yang berani untuk membuka sebuah lembaga pendidikan yang berorientasi belajar hidup dan menghidupi mewujudkan generasi terbaik bangsa yang bermental intelektual dan bermoral spiritual.

Lalu, lahirlah sebuah pondok pesantren modern seperti yang sudah ada sebelumnya di Indonesia dan diberi nama Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara yang mendidik siswa siswi SMP dan SMA pada tanggal 20 Juni 2010.

Hal ini terus menerus disosialisasikan oleh pendiri kepada teman-teman sepemikirannya selama 1 tahun dalam rapat-rapat Yayasan Gugus Karya Mandiri. Dan pendiri mendapat dukungan penuh dari pengurus dan anggota Yayasan untuk memulai membuka dan menerima santri di sebuah tempat sewaan dan sempat pindah beberapa kali lalu menetap di sebuah tempat milik sendiri Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara Kp. Sukaluyu Blok Nyampai RT 002/008 Desa Suntenjaya Kec. Lembang Kab. Bandung Barat.

Mudah-mudahan santri dan santriah SMP-SMA Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara dapat ikut andil untuk mewujudkan Nusantara Indonesia menjadi bangsa yang maju.

VISI

“Belajar Hidup dan Menghidupi Bermental Intelektual Bermoral Spiritual Mewujudkan Generasi Terbaik Bangsa”

MISI

Gabung Sekarang

Mari bergabung dan rasakan manfaat belajar di
Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara

Menjadi bagian dari Pondok Pesantren Baitul ‘Izzah Nusantara berarti memilih lingkungan pendidikan yang membentuk
kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, akhlak mulia, dan kepemimpinan.
Bersama Baitul ‘Izzah Nusantara, setiap santri dipersiapkan untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.